KRITIK MEDIA DALAM PERSPEKTIF AGAMA
Kata kritik sendiri berasal dari
bahasa Yunani yaitu Clitikos yang memiliki arti pembeda. Sedangkan menurut
Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI, kritik merupakan kecaman atau tanggapan
atau kepuasan yang kadang-kadang juga disertai dengan uraian serta pertimbangan
baik dan buruk suatu hasil karya, pendapat dan lain sebagainya.
Dalam arti lain, kritik juga bisa
diartikan sebagai pendapat terhadap pendapat lain yang didasarkan oleh suatu
pengamatan serta analisis terlebih dahulu yang kemudian akan diinterpretasikan terhadap
suatu posisi pendukung maupun yang tak mendukung, bertentangan atau tak bertentangan
terhadap objek yang sedang dikritik tersebut
Pembagian Kritik
- Kritik Jurnalistik
Kritik jurnalistik adalah kritik
tentang hasil penelitiannya akan disampaikan secara terbuka kepada para public.
Biasanya, kritik jurnalistik akan diungkapkan pada media massa seperti koran. Kritik
jurnalistik tak hanya pada karya seni saja, tetapi juga kegiatan pamerannya.
Ada beberapa ciri-ciri yang dimiliki oleh kritik jurnalistik, diantaranya adalah sebagai berikut ini.
- Ditulis untuk pembaca surat kabar.
- Tidak banyak menyita kolom pemberitaan dalam surat kabar.
- Waktu penulisan terbatas.
- Hanya bersifat sebagai pemberitaan saja
- Kritik Populer
Gaya bahasa yang digunakan pada
karya populer akan lebih mudah dipahami oleh orang awam. Hal ini karena adanya penggunaan
istilah sederhana. Selain itu, penulisan kritik populer juga bisa dibuat oleh
para penulis yang memang tidak memiliki keahlian khusus dalam dunia seni.
Beberapa ciri dari kritik populer adalah sebagai berikut ini.
- Dapat ditulis oleh penulis umum.
- Melihat realitas yang tengah berkembang di masyarakat.
- Bahasanya mudah dicerna dan lebih sederhana
- Kritik Kependidikan
Biasanya, kritik kependidikan ini
digunakan pada lembaga pendidikan seni. Oleh karena itu adanya kritik
kependidikan akan mampu meningkatkan kualitas karya seni dari padapeserta
didik. Jika diterapkan pada lembaga pendidikan seperti sekolah umum, maka
keberadaan dari kritik kependidikan atau pedagogic ini akan ada di mata
pelajaran seni.
Sama seperti jenis kritik lainnya, kritik kependidikan juga memiliki beberapa ciri sebagai berikut.
- Bersifat responsif.
- Terdapat acuan standar nilai.
- Dilakukan di lingkungan lembaga kependidikan.
- Adanya keleluasaan diskusi
- Kritik Ilmiah
Biasanya kritik ilmiah ini
disampaikan oleh kritikus yang memang sudah ahli di bidang tertentu dan
memiliki kaidah mengikuti metodologi metodologis.
Adapun ciri dari kritik keilmuan adalah sebagai berikut.
- Menerapkan metodologi atau kaidah-kaidah tertentu dalam mengkritik.
- Hasilnya tidak bersifat mutlak.
- Bersifat ilmiah.
- Dikembangkan oleh peneliti secara netral dan adil
Tips Memberikan Kritik yang Membangun
- Memulai Dengan Cara yang Positif
- Hindari Adanya Emosi
- Utarakan Pendapat Secara Spesifik
- Berikan Dorongan agar Bisa Otokritik
- Lebih Berfokus pada Perilaku Dibandingkan pada Orangnya
- Berikan Masukan yang Membantu (jika bisa)
- Hindari terlalu Banyak Berkata-kata
- Tahu Kapan Harus Berhenti
Serial drama Malaysia Bidaah,
yang menampilkan karakter Walid Muhammad sebagai pemimpin sekte sesat, telah
memicu perdebatan luas dari perspektif keagamaan. Serial ini menggambarkan
penyalahgunaan agama untuk kepentingan pribadi, yang menimbulkan berbagai
tanggapan dari kalangan religius.
Kritik dari Perspektif Agama
- Penyalahgunaan Simbol Keagamaan
Karakter Walid, yang mengaku sebagai Imam Mahdi dan memimpin sekte Jihad Ummah, menggunakan simbol dan retorika keagamaan untuk memanipulasi pengikutnya. Tindakan ini dianggap sebagai bentuk penyesatan yang serius dalam Islam, karena memanfaatkan agama untuk kepentingan pribadi dan kekuasaan.
2. Penggambaran Ritual Menyimpang
Serial ini menampilkan adegan-adegan kontroversial, seperti praktik pernikahan 'batin' dan pengikut yang meminum air mandi Walid sebagai bentuk keberkahan. Adegan-adegan ini dianggap melecehkan praktik spiritual dan dapat menyesatkan pemahaman masyarakat tentang ajaran Islam yang sebenarnya.
3. Potensi Menyesatkan Masyarakat
Dengan menampilkan penyimpangan
ajaran agama dalam bentuk dramatik, ada kekhawatiran bahwa penonton yang kurang
memiliki pemahaman mendalam tentang Islam dapat terpengaruh atau salah memahami
pesan yang disampaikan. Hal ini menekankan pentingnya literasi agama yang kuat
di kalangan masyarakat.
Kesimpulan
Bidaah menyoroti isu sensitif tentang penyalahgunaan agama, yang
menimbulkan berbagai reaksi dari kalangan religius. Sementara beberapa pihak
mengkritik penggambaran yang dianggap melecehkan ajaran Islam, lainnya
melihatnya sebagai kritik sosial yang penting. Serial ini menekankan perlunya
pemahaman agama yang mendalam dan kemampuan berpikir kritis untuk mencegah
terjerumus dalam ajaran sesat.


Komentar
Posting Komentar